RadarRakyat.co-Perkembangan politik terkini telah membuat hati prihatin. Untuk itu, kecerdasan kedewasaan dalam politik harus dikedepankan dalam berbangsa dan bernegara.
Begitu kicau
akun Twitter @RumahJokowi yang dalam biografinya menyebut diri sebagai kumpulan
para pendukung Presiden Jokowi atau Projo, Rabu (1/2).
"Terutama
untuk Pilkada DKI Jakarta, diharapkan semua paslon dapat menahan diri,"
kicaunya.
Rumah Jokowi
menilai calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terlalu jumawa
dalam menghadapi pilgub ini. Hal itu dibuktikan dengan pernyataan-pernyataan
yang dilontarkan Ahok selalu menyalahkan orang lain.
Terakhir,
Ahok bahkan mengancam akan melaporkan Ketua Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin
yang ditudingnya memberikan keterangan palsu.
"Ini
bukan (tentang) anda Pak Ahok, ini bukan tentang kami, ini bukan tentang
mereka. Tapi ini tentang kita semua, stabilitas politik ekonomi harus kita jaga
bersama untuk bangsa," sambung akun jejaring sosial para pendukung Jokowi
itu.
Ditegaskan
bahwa kepentingan bangsa dan negara tidak dapat dikalahkan hanya untuk ego dan
obsesi Ahok yang ingin jabat gubernur lagi.
"Ahok
jadi atau tidak, negeri akan tetap kokoh. Untuk itu dalam setiap pemimpin harus
disertai kesadaran bahwa dirinya adalah bagian dari bangsa Indonesia yang besar
ini. Nggak bisa mengedepankan ego dan obsesi saja," lanjut akun tersebut.
Dengan
mengikuti alur sidang Ahok yang terakhir, Rumah Jokowi menyimpulkan bahwa Ahok
sudah tamat.
"(Ahok)
sudah tidak masuk dalam kancah politik Indonesia, akibat ulahnya sendiri.
Selamat tinggal ahok, you are nothing but a loser," pungkasnya. (rmol)

0 Response to "Akun Twitter @Rumah Jokowi Ucapkan Selamat Tinggal Ahok"
Posting Komentar