RadarRakyat.Info-Presiden Joko Widodo punya cara tersendiri untuk bercengkrama dengan warga saat dia melakukan kunjungan ke daerah. Bukan hal istimewa, tapi cukup bikin masyarakat yang saat itu hadir bahagia.
Jokowi,
begitu dia disapa, dalam beberapa kesempatan bertatap muka dengan warga
berupaya membuat suasana menjadi cair meskipun jabatannya sebagai Presiden.
Caranya, mengajak masyarakat berinteraksi melalui kuis yang dia buat.
Biasanya,
Jokowi akan memanggil beberapa orang yang hadir saat itu untuk naik ke atas
panggung. Kemudian, dia memberikan pertanyaan tentang berbagai hal. Mereka yang
berhasil menjawab akan diberikan hadiah sepeda.
Saat itulah,
sering terjadi guyonan spontan antara Jokowi dan warga. Buat mereka yang saat
itu diberi kesempatan naik ke panggung, tentu senang bukan kepalang bisa
berdiri dekat dengan orang nomor satu di Indonesia saat ini.
Seperti saat
membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) Tahun 2017 di Jakarta
International Expo (JI-Expo), Kemayoran, Jakarta. Siswa yang hadir diberi
pertanyaan kemudian dihadiahi sepeda. Siswa Sekolah Dasar (SD) bernama Aripan
mendapat kuis penjumlahan.
"5+5+4
sama dengan berapa ?," tanya Jokowi.
"14
pak," jawab Taripan.
"Nah
pintar, sepedanya diambil," ujar Jokowi.
Setelah
Taripan, Jokowi memberi kuis kepada Arie, siswa kelas 3 SD. Kepada Arie mantan
Wali Kota Solo ini bertanya tentang nama-nama ikan.
"Ini
negara kita Indonesia lautnya luas. 2/3 Indonesia adalah laut, samudera. Pertanyaannya
saya, di laut banyak ikan, sungai banyak ikan, sebutkan 4 nama ikan," kata
Jokowi.
Sekitar dua
menit, suasana ruangan acara diwarnai riuh tawa karena jawaban itu. Lantaran
sebutan ikan tongkol tak bisa diperbaiki lagi, Jokowi akhirnya memberikan
hadiah sepeda tanpa mengalihkan ke pertanyaan lain.
Cerita kuis
bagi-bagi sepeda ala Jokowi juga pernah dia lakukan saat bertemu petani di
acara 'Gerakan Penanaman 1 Miliar Pohon' di Desa Tempursari, Sidoharjo,
Wonogiri, Jawa Tengah.
Saat
memberikan sambutan, Jokowi memanggil 5 orang warga untuk naik ke panggung.
"Ayo
siapa yang mau maju ke panggung? Yang petani warga sini, jangan warga
Solo," guraunya.
Tak lama
kemudian majulah warga bernama Sutino seorang petani, warga Dukuh Kopen, Desa
Tempursari. Setelah bersalaman, Jokowi segera menanyakan, nama serta data diri
lainnya.
"Nama
saya Sutino, pekerjaan saya petani. Saya punya lahan 5.000 meter," katanya
menjawab pertanyaan Jokowi.
"Petani
kok tangannya halus. Sebutkan nama 5 pohon," ucap Jokowi.
"Jati,
sengon laut, akasia, bilina, trembesi," sahut Sutino.
"Ya
sudah, ambil 1 sepeda di sana," sambung Jokowi.
Kemarin,
saat menghadiri acara Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui Kartu Keluarga
Sejahtera (KKS) di Gedung Olahraga POPKI, Jl Jambore, Cibubur, Jakarta Timur,
Jokowi juga bagi-bagi hadiah sepeda.
Jokowi
memanggil secara acak delapan ibu-ibu penerima BPNT yang berasal dari
Jabodetabek. Seorang ibu asal Depok, Sali, mendapatkan giliran pertama
mengikuti kuis yang berhadiahkan sepeda tersebut.
Awalnya,
Jokowi bertanya apa kegunaan dari BPNT yang dimaksudkan oleh pemerintah
diciptakan untuk membantu ibu-ibu memberikan konsumsi bergizi bagi
anak-anaknya. Mendengar pertanyaan Jokowi, Sali menjawabnya dengan benar.
Namun, setelah menjawab, Sali bercerita dirinya seakan mimpi dapat bertemu
dengan Kepala Negara.
"Gemeteran
saya. Kayak mimpi Pak, saya tadi malam salat tahajud minta ketemu bapak,"
kata Sali sembari menahan tangis.
Mendengar
hal itu, Jokowi heran ada seorang warganya yang salat tahajud tetapi hanya
untuk meminta ingin bertemu dengannya.
"Masa
salat tahajud (doanya minta) ketemu Presiden," kata Jokowi yang disambut
tawa.
Setelah itu,
mantan Gubernur DKI Jakarta ini langsung memberikan pertanyaan ke Sali dengan
meminta menyebutkan tiga saja nama-nama Provinsi yang ada di Tanah Air.
"Jawa
Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur," jawab Sali.
"Yaudah
ambil sepedanya," kata Jokowi setelah mendengar jawaban dari Sali.
Setelah
Sali, giliran Ibu Nurianah yang mengikuti kuis dari Presiden. Namun, tiba-tiba
Ibu Nurianah nyeletuk berharap hanya diberikan pertanyaan yang mudah dari
Jokowi. Nur, sapaan ibu tersebut, meminta ditanyakan hanya nama-nama buah.
"Jangan
sulit-sulit Pak. Nama buah aja Pak," minta Ibu Nur.
"Kok
ngatur-ngatur Presiden? Ya suka-suka yang nanya dong," canda Jokowi.
Jokowi lalu
memberikan pertanyaan dengan meminta disebutkan lima nama kuliner khas
Indonesia. Ibu Nur tampak mudah menjawabnya.
"Gado-gado,
soto, gudeg, sayur asam. Sayur sop, boleh kan, rendang. Udah katanya 5
pak?" katanya.
"Aduuh
Bu Nur ini, yaudah ambil sepedanya," timpal Jokowi.
Meski hanya
sepeda, mereka yang mendapatkan cukup bahagia. (mdk)

0 Response to "Main Kuis Bagi bagi Sepeda, cara Jokowi bercengkerama dengan warga"
Posting Komentar