Jelang Natal dan Tahun Baru 2018 masyarakat harus lebih mewaspadai kejahatan di sekitarnya. Bukan hanya pencurian, namun kejahatan peredaran uang palsu pun harus di antisipasi.
Terkait perderan uang palsu di masyarakat, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menangkap empat pengedar uang palsu di Karawang, Jawa Barat.
Awalnya penyidik mendapat informasi tentang adanya peredaran uang palsu di wilayah Jawa Barat. Kemudian, Penyidik menyamar sebagai pembeli.
Direktur Tipid Eksus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya mengatakan, keempat pelaku yang ditangkap berinisial AS, AK, TT, dan CM. Mereka ditangkap di halaman Rumah Sakit Mandaya, Karawang, Jawa Barat, pada 3 Desember 2017 kemarin.
Agung mengatakan, mereka diduga mengedarkan uang kertas palsu pecahan Rp100.000 (seratus ribu rupiah) tersebut seolah-olah asli dan tidak dipalsukan.
“Pada pukul 23.30 WIB penyidik bertransaksi dengan pelaku. Setelah itu pelaku memperlihatkan uang yang diduga palsu, kemudian penyidik langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti (uang palsu),” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (6/12/17).
“Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, guna dilakukan pemeriksaaan lebih lanjut,” ujarnya.
Adapun barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku berupa uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 500 lembar siap edar.
Polisi menduga masih ada pelaku lainnya yang membuat uang palsu tersbut. Saat ini kata Agung, pihaknya masih memburu pelaku lainnya.
Atas perbuatannya, keempat pelaku terancam dengan Pasal 36 ayat (2) dan atau ayat (3) UU Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang.
Karena itu diimbau kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadapa peredaran uang palsu di wilyahnya masing-masing dan memberikan setiap informasi kepada aparat keamanan jika menemukan adanya uang palsu yang beredar. Karna keberhasilan aparat tak lepas dari peran serta dan partisipasi masyarakat juga.

0 Response to "Empat Orang Ditangkap Bareskrim Saat Edarkan Uang Palsu di Karawang"
Posting Komentar