RadarRakyat.Info-Pimpinan Rumah Amanah Rakyat (RAR) Ferdinand Hutahaean menilai Basuki Tjahaja Purnama tak paham nilai dan budaya asli Indonesia.
"Terlebih
oleh seorang Ahok, WNI keturunan Cina yang tampaknya tidak mengerti nilai-nilai
luhur budaya nusantara," kata Ferdinand di Jakarta, Sabtu (04/02/2017).
Saatnya
sudah tiba untuk mengakhiri segala polemik di Jakarta dan Indonesia secara
umum.
Menurutnya,
pilkada DKI Jakarta haris diselesaikan satu putaran dengan memenangkan Putra
Asli Indonesia yang mewarisi dan mengerti nilai-nilai luhur didirikannya bangsa
ini.
"Publik
Jakarta harus mengakhiri semua kegaduhan ini dengan melaksanakan dan
menyelesaikan Pilkada satu putaran. Sepak terjang Ahok harus dihentikan, karena
selama Jakarta dipimpin Ahok, bukan cuma Jakarta yang gaduh tapi juga
Indonesia," tandasnya.
"Demi
Bangsa dan negara yang sungguh-sungguh kita cintai ini, saatnya menunjukkan
pada dunia bahwa orang Indonesia asli bukanlah manusia barbar yang suka bikin
kegaduhan," imbuhnya.
Demi bangsa
dan negara, seluruh umat beragama, Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan
siapapun anak bangsa, harus bersatu padu mengembalikan bangsa ini kepada cita
rasa dan jati diri asli Indonesia.
"Demi
bangsa dan negara, selesaikan pilkada Jakarta satu putaran dengan memilih anak
bangsa sendiri. Kegaduhan ini sudah cukup dan harus diakhiri, caranya dengan
menghentikan sepak terjang Ahok disegala lini," pungkasnya. (tsc)

0 Response to "Sebagai WNI Keturunan Cina, Tampaknya Ahok tak Paham Budaya Nusantara"
Posting Komentar