RadarRakyat.Info-Usamah Hisyam, Ketua DPP Parmusi, yang datang bersama rombongan forum umat Islam, dan GNPF MUI menyampaikan uneg-unegnya ke pimpinan DPR RI di gedung Nusantara III, Kompleks Parlamen, Senayan, Jakarta, Senin (20/2) siang.
Dia
mengingatkan, 528 kabupaten/kota bakal bergolak kalau tuntutan mereka tak
dipenuhi oleh Presiden RI. Tuntutan mereka adalah hentikan kriminalisasi ulama
dan penangkapan mahasiswa. Mereka juga menuntut agar Basuki Tjahaja Purnama
dicopot sebagai Gubernur DKI Jakarta karena berstatus sebagai terdakwa kasus
penistaan agama.
“Pak
pimpinan DPR, tolong sampaikan ke presiden, kalau tuntutan kami tak dipenuhi
528 kabupaten/kota bergolak,” katanya dengan nada tinggi di hadapan Wakil Ketua
DPR RI Fadli Zon.
Dia menagih
doa sekaligus janji Presiden RI Joko Widodo yang akan memihak kepada umat saat
terpilih menjadi presiden.
“Bapak
presiden, ingat doa di Baitullah saat bapak Umrah pada Juli 2014. Saya pimpin
doa waktu itu, bahwa bapak Jokowi bilang akan memihak umat kalau jadi presiden,
mana itu janjinya, doanya dulu,” tegasnya.
Dia meminta
agar Jokowi adil dan memihak kepada umat atau rakyat yang kini menyampaikan
uneg-unegnya ke DPR.
“Kami
berharap DPR sampaikan ini dan berikan hak memberikan pendapat kepada
presiden,” pungkasnya. (kbn)

0 Response to "Parmusi Minta DPR Ingatkan Jokowi pada Janjinya Saat Umrah, Janji Memihak Umat kalau Jadi Presiden"
Posting Komentar