RadarRakyat.Info-Aparat kepolisian yang memeriksa kasus percakapan antara Habib Rizieq dengan Firza Husein mirip komunis di masa perang dingin.
“Mirip
negara komunis di masa Perang Dingin: mempidana percakapan atau aktivitas
pribadi-tertutup antar warganya di ranjang atau telpon,” kicau Guru besar di
School of Culture, History and Language, The Australian National University,
Australia, Ariel Heryanto di akun Twitter-nya @ariel_heryanto.
Ariel
Heryanto mengungkapkan seperti ini sambil men-share artikel berjudul “Polisi:
Kasus Firza-Rizieq Mirip Ariel-Luna Maya” dari tirto.co.id
Ariel juga
menyayangkan pihak kepolisian yang membiarkan warga berkampanye SARA.
“Sementara aparat negara membiarkan warga yang sama berkampanye kebencian SARA
di tempat umum, atau melakukan kekerasan fisik di depan polisi,” jelas Ariel. (gr)

0 Response to "Guru Besar The Australia National University Sebut Penguasa Indonesia Mirip Negara Komunis"
Posting Komentar