RadarRakyat.Info-Kabar ciuman masal yang dilakukan pegawai negeri sipil (PNS) di Nias Selatan sempat menjadi buah bibir masyarakat. Namun, apakah benar kabar ciuman masal itu benar-benar dilakukan PNS di Indonesia? Apakah mereka sengaja mengesampingkan budaya tata krama hanya karena ingin meramaikan hari valentine?
Berikut ini
penjelasan dari Bupati Nias Selatan Hilarius Duha terkait berita yang masih
hangat diperbincangkan tersebut. Berita ciuman masal PNS Kabupaten Nias Selatan
yang menjadi viral ternyata berawal dari pemberian bunga valentine day dari
Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha kepada pasangan suami-istri (pasutri) yang
sehari-sehari bekerja sebagai PNS di lingkungan pemerintahan.
Dihubungi
secara terpisah, Bupati Nias Selatan mengatakan, usai apel pagi Selasa (14/04),
bertepatan dengan valentine day, dirinya memberikan bunga sebagai surprise
kepada sang isteri dan para pegawai Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. “Saya
memberikan surprise berupa bunga kepada isteri saya sebagai ungkapan kasih
sayang,” ujarnya, Selasa (21/02).
Ketika itu,
lanjut dia, sekira 20 pasutri pegawai Pemkab Nias Selatan yang mengikuti apel
secara spontan menyampaikan ucapan hari kasih sayang kepada pasangannya
masing-masing sembari melakukan cipika-cipiki.
“Jadi tidak
benar bahwa pegawai Nias Selatan melakukan ciuman masal dalam konotasi negatif.
Yang dilakukan hanya cipika-cipiki, masih dalam batas etika,” terangnya.
Dalam acara
yang diberi judul 'Pasutri PNS terima Bunga Valentine Day dari Bupati Nias
Selatan' itu, Duha didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Yustina Hilarius Duha
bersama Plt Sekda Ikhtiar Duha dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Martina
Ikhtiar Duha di Halaman Kantor Bupati Nias Selatan.
Bunga yang
dibagikan Duha adalah hasil kerajinan tangan dari Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Nias Selatan dan bahannya terbuat dari barang-barang bekas yang telah
diolah menjadi bunga dan hasilnya lebih cantik.
Melalui
Perayaan valentine day pada tahun ini dia berharap semoga pasutri PNS di
lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan semakin bahagia dan harmonis. (jp)
0 Response to "Bantah Ciuman Massal, Bupati Nias: Hanya Cipika-cipiki, Masih dalam Batas Etika"
Posting Komentar