Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah melobi negara-negara di Uni Eropa agar tidak mengikuti kebijakan Amerika Serikat memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Indonesia pun terus menggalang dukungan untuk menolak sikap sepihak Amerika Serikat itu.
“Saya komunikasi dengan menteri luar negeri (menlu) Uni Eropa, menyampaikan pesan harapan agar negara lain tidak mengikuti Amerika untuk rencana memindahkan kedutaannya di Yerusalem,” kata Menlu Retno Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Jumat, (7/12/17).
Menurut Retno, menlu-menlu Uni Eropa merespons positif imbauan Indonesia. .
Retno menuturkan, pada pertemuan dengan Menlu Tunisia Khemaies Jhinaoui kemarin, Presiden Joko Widodo mengajak negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk bersatu. Mereka diminta menyampaikan pesan yang keras kepada AS.
Pemerintah Indonesia disampaikan Retno sudah menyampaikan kritik kerasnya kepada Sekretaris Negara AS Rex Tillerson. Dia meminta AS mengubah sikapnya. “Tapi, Tillersen menyampaikan keputusan sudah diambil Presiden (Donald Trump).”
Sebelumnya, Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan berencana memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke sana. Proses itu segera dimulai.
“Hari ini akhirnya kami menyadari hal yang nyata. Bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Ini tidak lebih dari sekadar pengakuan akan kenyataan dan tepat dilakukan,” kata Trump di Gedung Putih.
Keputusan Trump berbanding terbalik dengan kebijakan luar negeri AS. ‘Negeri Paman Sam’ sempat menolak pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel sebelum konflik Israel-Palestina dapat diselesaikan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengapresiasi penuh keputusan Trump. Dia bahkan mengajak negara-negara lain untuk mengikuti jejak AS.
Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam keras pengakuan dari Trump. Menurut Abbas, langkah itu melanggar seluruh aturan internasional.
Abbas menegaskan Yerusalem adalah ibu kota abadi dari Palestina. Rakyat Palestina, kata dia, tetap berjuang untuk mempertahankan Yerusalem serta kemerdekaan Palestina.

0 Response to "Indonesia Imbau Negara OKI Bersatu Tidak Meniru Keputusan Amerika"
Posting Komentar