RadarRakyat.Info-Per akhir Januari 2017, total utang pemerintah pusat tercatat mencapai Rp 3.549,17 triliun. Dalam sebulan utang ini naik Rp 82,21 triliun, dibandingkan jumlah di Desember 2016 yang sebesar Rp 3.466,96 triiun.
Dalam
denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah pusat di Januari adalah US$ 265,99
miliar, naik dari posisi akhir 2016 yang sebesar US$ 258,04 miliar.
Sebagian
besar utang pemerintah adalah dalam bentuk surat utang atau Surat Berharga
Negara (SBN). Sampai Januari 2017, nilai penerbitan SBN mencapai Rp 2.815,71
triliun, naik dari akhir 2016 yang sebesar Rp 2.733,83 triliun. Sementara itu,
pinjaman (baik bilateral maupun multilateral) tercatat Rp 733,46 triliun, naik
tipis dari 2016 Rp 733,13 triliun.
Demikian
dikutip dari data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian
Keuangan, Jumat (24/2/2017).
Berikut
perkembangan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap Produk Domestik Bruto
(PDB) sejak tahun 2000:
2000: Rp
1.234,28 triliun (89%)
2001: Rp
1.273,18 triliun (77%)
2002: Rp
1.225,15 triliun (67%)
2003: Rp
1.232,5 triliun (61%)
2004: Rp
1.299,5 triliun (57%)
2005: Rp
1.313,5 triliun (47%)
2006: Rp
1.302,16 triliun (39%)
2007: Rp
1.389,41 triliun (35%)
2008: Rp
1.636,74 triliun (33%)
2009: Rp
1.590,66 triliun (28%)
2010: Rp
1.676,15 triliun (26%)
2011: Rp
1.803,49 triliun (25%)
2012: Rp
1.975,42 triliun (27,3%)
2013: Rp
2.371,39 triliun (28,7%)
2014: Rp
2.604,93 triliun (25,9%)
2015: Rp
3.098,64 triliun (26,8%)
2016: Rp
3.466,96 triliun (27,9%) (dtk)

0 Response to "Utang Pemerintah RI Sekarang Rp 3.549 T, Dalam sebulan utang ini naik Rp 82,21 triliun,"
Posting Komentar