RadarRakyat.Info-Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto menyentil masih adanya politik uang di pilkada DKI Jakarta. Hal itu dia ungkap saat menyapa ribuan kader dan simpatisan partai berlambang kepala Burung Garuda di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (26/2).
Di acara
jalan santai yang diadakan DPD Gerindra Jateng, di Simpang Lima, Semarang,
Prabowo mengatakan para elite politik di ibu kota masih suka main akal-akalan.
Bicara soal uang, mengaku tidak ada anggaran. Biaya terbatas, tapi ternyata...
"Habis
itu, sudah mendekati pemilihan bagi-bagi duit. Kalau dibagi duit terima
duitnya, itu duit kalian semua. Gak usah terima kasih. Ya terima kasih di mulut
boleh. Ambil uangnya masuk kantong sendiri, itu uangmu sendiri kok," kata
Prabowo.
Bahkan, dia
juga menyinggung soal dugaan permainan uang di pilkada DKI Jakarta yang
berlangsung 15 Februari dan hasilnya masih belum ditetapkan oleh KPU DKI
Jakarta.
"Mereka
bagi-bagi uang di Jakarta. Satu juta per suara. Per nyoblos satu juta. Kami
nol. Tapi rakyat tetap nyoblos nomor tiga (Anies-Sandi) di Jakarta," ujar
mantan Danjen Kopassus itu.
Prabowo pun
meminta tolong kepada warga Jateng untuk membantu pasangan calon yang diusung
Gerindra bersama koalisinya bila Pilkada Jakarta ditetapkan dua putaran.
"Sayang
kalian gak bisa ke Jakarta ya. Saudaranya banyak di Jakarta? Tolong ingetin,
telepon ya. Telepon saudara-saudaramu di Jakarta. Tetap nyoblos sesuai hatimu.
Tentu yang akan membela rakyat, orang yang baik, santun, tidak menghina ulama.
Ya kalian tahu lah, saya gak sebut orangnya siapa," pinta Prabowo. (jpnn)
0 Response to "Prabowo Ungkap Permainan Rp 1 Juta per Suara di Jakarta"
Posting Komentar