Kicauan @Do_Ra_Dong : Ada Tim Siluman Besutan ‘Istana’ untuk Menangkan Ahok? | RADAR RAKYAT -->

Kicauan @Do_Ra_Dong : Ada Tim Siluman Besutan ‘Istana’ untuk Menangkan Ahok?




RadarRakyat.Info-
Sebagai media sosial, Twitter umumnya digunakan para tweepers (sebutan pengguna twitter), untuk mengeluarkan ungkapan hati, bahkan tak jarang ada juga yang menggunakan twitter sebagai media penyampaian informasi.

Kendati demikian, semua informasi dimedia sosial, harus dikroscek kembali kebenarannya. Seperti yang diinformasikan oleh pengguna twitter bernama @Do_Ra_Dong, Rabu (1/2/2017).

Akun bernama @Do_Ra_Dong ini coba membeberkan skema yang bisa dibilang ‘ngeri’.

“Eeng Iing Eeng. Siang ini kami akan ungkap mengenai skema pemenangan Ahok oleh tim sukses Istana,” tulis akun @Do_Ra_Dong.

Ada 15 twit yang diposting @Do_Ra_Dong. Isinya seperti yang disampaikan tadi, cara-cara ‘Istana’ memenangkan Ahok dalam konstestasi Pilkada DKI Jakarta.

“Istana Merdeka terlibat bahkan membentuk team pemenangan untuk Ahok alias Zhong Wanxue,” skema pertama menurut @Do_Ra_Dong.

Kata akun ini, tim pemenangan Ahok dari Istana dikepalai oleh Diaz Hendropriyono, anak ketiga dari salah satu tokoh intelijen nasional, Abdullah Makhmud Hendropriyono.

“Tim Istana untuk pemenangan Ahok dikepalai oleh Diaz Hendropriyono yang juga staf khusus presiden bidang intelijen,” kata @Do_Ra_Dong.

Kasak-kusuk tim tersebut diarahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. “Diaz Hendropriyono mendapat arahan langsung dari Luhut Binsar Panjaitan (LBP) yang ditunjuk Joko Oei,” tulisnya.

Tim tersebut berangotakan beberapa orang, yang mungkin sudah tak asing di telinga pun disebut @Do_Ra_Dong.

“Ada beberapa nama yang masuk dan terlibat di dalam tim pemenangan Ahok tersebut”.

Menurut @Do_Ra_Dong dua pentolan polisi yang jadi anggota tim pemenangan Ahok ini. Pertama Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal Budi Gunawan; kedua, Komjen (Purn) Gories Mere.

“Ada nama Budi Gunawan, Gories Mere, Ng So Kee, Hadar Nafis Gumay”.

Menurut akun twitter berfollower lebih dari 3.000, terhitung sejak hari ini, ‘operasi’ tim pemenangan Ahok besutan Istana mulai bergerak. Sasarannya, media, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan intelijen.

“Tim ini mulai bekerja 1 Februari, dan langsung memiliki agenda-agenda yang sudah disiapkan termasuk urusan di media, KPU dan intelijen”.

Klaim @Do_Ra_Dong, Ahok juga diberikan kuasa untuk menggiring kerja tim ini.

“Dan luar biasanya, Ahok yang dibentuk Istana diberikan wewenang dan hak-hak luar biasa, bahkan bisa untuk mengintervensi”.

Tim ini pun bukan tim gratisan. Sokongan dana berlimpah menaungi mereka. Dananya dipegang penuh oleh Luhut.

“LBP mendapatkan dukungan serta sokongan dana luar biasa untuk menginisiasi terbentuknya tim pemenangan Ahok oleh istana”.


Kata @Do_Ra_Dong, pembentukan tim ini lantaran desakan taipan-taipan yang menginvestasikan uangnya di Indonesia.

“Terbentuknya tim pemenangan Ahok oleh Istana Merdeka akibat desakan dan tuntutan para taipan yang mengancam akan melarikan modalnya”.

Tak lain, Ahok disebut @Do_Ra_Dong sebagai ‘titipan’ para taipan tersebut, untuk memuluskan ‘agenda’ mereka di Tanah Air.

“Kabinet kerja jongos Taipan akhirnya tersandera sendiri untuk memuluskan suksesi Ahok alias Zhong Wanxue ‘komunis’ titipan Indo China”.

Tak ada kata lain selain Ahok harus bertengger di puncak perolehan suara Pilkada DKI 2017 ini. “Demi Indo China 2025, Ahok alias Zhong Wanxue harus dimenangkan dengan segala cara, walau harus melibatkan tangan kekuasaan”.

Bahkan, tim ini sudah berencana ‘membom’ para lembaga survei, agar hasil survei mereka berimbas positif terhadap elektabilitas terdakwa kasus penodaan agama.

“Tim pemenangan Ahok juga sudah ‘mengkondisikan’ tiga lembaga survei dengan pencairan dana 500 miliar per satu lembaga survei”.

Kemauan taipan, mau tak mau harus dituruit oleh ‘Istana’. Kalau tidak imbas buruk pasti menimpa negeri ini.

“Pihak Istana Merdeka sepertinya siap mati-matian memperjuangkan kemenangan buat Ahok demi mengikuti pesanan taipan”.

Waspada, kata terakhir yang disampaikan @Do_Ra_Dong. Pasalnya, bisa saja kejadian seperti 1965 bakal terulang.

“Kedepannya bersiaplah, akan adanya aksi penangkapan menjelang masa pencoblosan 15 Februari, karena kepolisian sudah total tidak netral,” pungkas @Do_Ra_Dong.  

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kicauan @Do_Ra_Dong : Ada Tim Siluman Besutan ‘Istana’ untuk Menangkan Ahok?"

Posting Komentar